Arahan Dinas Kesehatan RI untuk melakukan 3M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker, dan Menjaga Jarak) semakin digencarkan. Angka pertambahan pasien positif Corona makin meningkat. Berbagai strategi pemerintah untuk menekan laju pertambahan pasien sedang diupayakan, bahkan Jakarta kini memasuki masa PSBB tahap 2. Selain masalah kesehatan yang melanda Indonesia saat ini, faktor perekonomian masyarakat kian bergoyang. Berita karyawan di PHK atau dirumahkan, kondisi keuangan turun drastis, dan cerita-cerita kreatif untuk bertahan hidup di tengah pandemi berseliweran di media massa maupun sosial.

Sebagai bentuk pelayanan dan kontribusi untuk masyarakat, Tunasmuda Care (T.Care) merancang Program kolaborasi “Bantu Keluarga Yatim dan Dhuafa Menghadapi Bencana Covid 19”. Tujuannya agar ketika mereka mengisolasi diri di rumah, para keluarga yatim dan dhuafa masih bisa mencukupi kebutuhan pokoknya lewat bantuan berupa paket sembako.

Kali ini, program ini berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membawa tema “Harapan Bangkit Para Pejuang Keluarga”. Relawan T.Care turun langsung ke rumah keluarga yatim dan dhuafa untuk berbagi paket sembako maupun kisah perjuangan mereka selama pandemi.

“Tadinya saya kerja bagian administrasi untuk keberangkatan TKI. 2 bulan pas awal-awal pandemi masih kerja walau statusnya dirumahkan. Bulan ke-3 barulah semua karyawan di PHK tanpa pesangon sedikitpun.” Cerita Bu Retno ketika Relawan T.Care menyambangi rumahnya.

Abis itu ya sudah, mau protes kemana juga ga akan ada hasilnya. Jadi saya ambil sisa tabungan saya dan mulai kembali pada kesukaan saya menjahit dan meronce. Saya order masker yang premium trus saya desain dan buat makin cantik kayak gini (menunjukan masker jahitannya). Ini lumayan lho, karena banyak yang menikahkan anaknya di pandemi ini tapi mau tetap tampil cantik. Jadilah pesan masker ke saya.” Sambung cerita Bu Retno.

Program yang berlangsung mulai tanggal 10 September 2020 – 15 September 2020 dirasakan manfaatnya oleh kurang lebih 200 keluarga yatim dan dhuafa di wilayah Jakarta Timur dan Depok. Paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kg, minyak 1 liter, mie instan 5 buah, tepung terigu 1 kg, gula pasir ½ kg, susu kental manis 5 sachet, 1 botol handsanitizer, dan 1 buah masker.

“Kami menyebutnya paket kebahagiaan, karena tiap kali penerima manfaat menerima paket ini. Ucapan terima kasih yang berulang, doa-doa yang dipanjatkan, dan senyuman yang terukir dari tiap penerimanya. Belum lagi kisah seru mereka untuk bertahan hidup di pandemi ini. Bikin terharu sekaligus ikutan semangat lagi.” Ujar Sarah, salah satu Relawan T.Care yang ikut serta dalam penyaluran kali ini.

Berbagai respon positif menghadirkan gerakan gelombang kebaikan. T.Care akan terus membuka peluang terbaik untuk menjadi #KolaboratorKebaikan dalam program ini agar semakin banyak keluarga yatim dan dhuafa yang mampu bertahan sampai masa pandemi ini berakhir (F).